Kabupaten Majalengka dikenal sebagai kota lahirnya pendiri ormas terbesar, yaitu K.H. Abdul Halim sebagai pendiri Persatuan Umat Islam. Salah satu muridnya K.H. Yasin Basyuni pada tahun 1974 merintis Yayasan Perguruan Tinggi Islam pertama di Kabupaten Majalengka. Sejak diresmikannya oleh pejabat pada masa itu, STAI PUI Majalengka sempat mengalami perubahan nama, mulai dari PTI Majalengka, STIP Majalengka, hingga akhirnya resmi bernama STAI PUI Majalengka.

STAI PUI Majalengka terletak di kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kampus ini di bawah naungan YP-PUI Majalengka. Beralamatkan di Jalan Suma No. 478 Kelurahan Babakanjawa Kabupaten Majalengka. STAI PUI Majalengka memiliki empat program studi keguruan, yaitu Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Agama Islam (PGPAI), Pendidikan Guru Bahasa Arab (PGBA), Pendidikan Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PGPIAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

SEJARAH STAI PUI MAJALENGKA

Sebagai salah satu upaya mewujudkan tercapainya masyarakat Majalengka yang religius, maju dan sejahtera, diperlukan pemahaman dan pengamalan pendidikan agama dan keagamaan secara konsisten dan komprehensif. Masyarakat Majalengka sebagai masyarakat yang memiliki potensi besar dalam mewujudkan tatanan kehidupan beragama, hal ini ditandai dengan tumbuh suburnya lembaga pendidikan yang bercirikhas Islam, seperti TPA, MDA, MI, MTs, MA, dan hampir di setiap Desa terdapat lembaga Pondok Pesantren dan Majlis Ta’lim.

Kondisi tersebut mendorong para tokoh masyarakat, para Ulama, pimpinan organisasi Islam untuk melakukan upaya pendirian lembaga pendidikan tinggi dalam mewujudkan Perguruan Tinggi Islam (PTI) Majalengka dengan Fakultas Tarbiyah Jurusan Ilmu Pendidikan Islam sebagai Jurusan pertamanya.

Diawali dengan pidato Presidium beroperasinya Fakultas Tarbiyah oleh Bapak Prof. KH. Anwar Musaddad pada tanggal 12 Februari 1972 di Gedung Pendopo Kabupaten Majalengka, secara resmi berdirilah Perguruan Tinggi Islam (PTI) Muda. Melalui Surat Keputusan Direktur Perguruan Tinggi Agama Nomor: Kep.D.IV/68/1974, Fakultas Tarbiyah PTI Majalengka memperoleh status terdaftar.

Dalam perkembangan selanjutnya sesuai dengan kebijaksanaan pemerintah dalam membenahi dan menyempurnakan sistem Perguruan Tinggi, maka melalui Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor: 55 Tahun 1989 PTI Majalengka dikembangkan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Majalengka dengan Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Mengingat kebijakan dalam meningkatkan akselerasi pengembangan Institusi Perguruan Tinggi Islam, dan sebagai salah satu upaya merespons dinamika perkembangan perguruan tinggi, maka berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 449 Tahun 1995 tertanggal 12 September 1995 STIT Majalengka mengalami penyesuaian menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI-PUI) Majalengka, hingga kini.

Visi:

Perguruan   Tinggi   yang   unggul dalam pengembangan ilmu dan sumber daya pendidikan islam di Jawa Barat Tahun 2024, tenaga ahli yang bermutu, dan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang professional.

Misi:

Menjamin mutu penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan Islam secara profesional dan akuntabel.

  1. Memperkuat eksistensi perguruan tinggi sebagai pusat kajian dan pengembangan ilmu pendidikan dan keagamaan yang berciri khas Islam dan sumberdaya PUI dalam membangun masyarakat.
  2. Memfasilitasi suasana akademik kampus yang Islami, dinamis dan inovatif.

3. Membangun dan mengembangkan kerjasama dan kemitraan dengan lembaga baik dalam maupun luar negeri.